Blog

Syaamil Quran Mengadakan Pelatihan Menulis Al-Qur’an di Bangkok

pelatihan menulis al quran

Kamis, 04 Oktober 2018, Syaamil Quran melaksanakan Pelatihan Menulis Al-Qur’an di Bangkok Thailand. Kegiatan Pelatihan Menulis Al-Quran kali ini, menjadi hal yang berkesan bagi seluruh pesertanya, karena acara pelatihannya dilaksanakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, tepatnya di Masjid Asy-Syafir yang berada di Petchburi Road Ratchatewi Bangkok.

Seperti biasanya, acara pelatihan menulis Al-Qur’an ini dimulai pukul 09.00 sampai pukul 11.30 waktu setempat dan Alhamdulillah diikuti oleh sedikitnya 100 orang peserta, termasuk masyarakat yang berada di sekitar tempat pelatihan.

pelatihan menulis al quran syaamil quran syekh belaid hamidi

Kiri : Syeikh Belaid Hamidi. Kanan : Ust. Alim Gema Alamsyah

Pelatihan Menulis Al-Qur’an ini dipandu langsung oleh Syeikh Belaid Hamidi, beliau adalah pakar manuskrip penulisan Al-Qur’an dan pernah menulis 8 kali Mushaf Al-Qur’an, beliau berasal dari Maroko. Didampingi oleh Ust. Alim Gema Alamsyah dari PPPA Daarul Quran, beliau adalah pemegang sanad penulisan Al-Qur’an.

Pelatihan Menulis Al-Qur’an ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para peserta, karena melalui pelatihan ini, para peserta bisa mengetahui kaidah-kaidah penulisan huruf arab, dan diajarkan juga cara menulis yang baik dan benar dengan metode yang mudah diikuti.

 

Besar harapan kami di Syaamil Quran, agar pelatihan ini nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak orang lagi.

“Saya atas nama duta besar Republik Indonesia di Bangkok dan Kedutaan besar Republik Indonesia menyambut kedatangan Syaamil Qur’an dalam melakukan program pendidikan cara menulis Al-Qur’an dan juga cara menghafal Al-Qur’an dengan cara cara yang efektif dan baik. Mudah-Mudahan apa yang dilaksanakan oleh Syaamil Qur’an dapat bermanfaat bagi generasi muda masyarakat Indonesia yang ada di Bangkok khususnya umat muslim dan siswa siswi Sekolah Indonesia Bangkok di Sekolah Indonesia Bangkok,”

ungkap Dodo Sudrajat, Fungsi Perangan Sosial dan Budaya Kedutaan Besar di Bangkok.

Peserta sangat antusias saat mengikuti pelatihan Menulis Al-Quran ini, karena mereka bisa menulis Al Quran dengan mudah dan menyenangkan. Setiap peserta diberikan lembar kerja yang  berisi kaidah penulisan, untuk mempraktekkan langsung bagaimana metode menulis disampaikan oleh Syeikh Belaid Hamidi dan Ust. Alim Gema Alamsyah.

===

Pelatihan Menulis Al-Qur’an di Bangkok ini merupakan salah satu rangkaian acara Rihlah Qurani ke Bangkok untuk para mitra dan reseller Syaamil Quran yang memenuhi target yang telah ditentukan.

Informasi lengkap tentang kemitraan, silahkan klik link berikut ini >>>http://syaamil.my.id/rumahsyaamil

Beberapa Adab dalam Menulis Al Quran

launching 3

Dalam menulisnya pun tidak bisa sembarangan, ada beberapa adab dalam menulis Al Quran.
Sebelum menulis Al Quran sebaiknya :
– memiliki wudhu terlebuh dahulu,
– menulis dengan tulisan yang bagus,
– memeriksa tulisan agar terhindar dari kesalahan,
– tidak mencoret ayat yang telah ditulis,
– haram menulis Al Quran dengan nama-nama Allah dengan najis atau diatasnya najis.
Makruh menulis Al Quran di atas dinding masjid, pakaian, makanan dan lain-lain, tidak boleh menulisnya di atas tanah atau karpet dan lain yang dapat terinjak, serta masih banyak lagi adab-adab menulis Al Quran.

launching 2

Menulis huruf-huruf atau kalimat dalam Al Quran berbeda dengan menulis huruf latin. Jika dalam penulisan huruf latin dimulai dari kiri ke kanan, maka penulisan huruf atau kalimat dalam Al Quran dimulai dari kanan ke kiri.

Semoga dengan adanya Mushaf Tulis Syaamil Quran ini bisa memudahkan masyarakat Islam dalam menulis AlQuran sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Sejarah Penulisan Al-Quran dari Jaman Para Sahabat Rasulullah SAW

Al Quran merupakan kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. Proses penurunan Al Quran  kurang lebih selama 22 tahun 2 bulan 22 hari, dari Mekah dan Madinah. Al Quran berasal dari kata qara’a, yaqra’u, qiraa’atan, atau qur’anan yang berarti menumpulkan (al-jam’u) dan menghimpun (al-dlammu). Al Quran  langsung diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. melalui perantara Malaikat Jibril as. Pada saat diturunkannya Nabi Muhammad Saw. langsung mendiktekan dan meminta perantara Malaikat Jibril as. Pada saat itu para sahabat menulis ayat-ayat Al Quran di tulang, pelapah-pelapah, batu, kulit-kulit binatang dan sebagainya sebab pada masa itu belum ada kertas seperti sekarang ini.

launching 1

Pada zaman Nabi Muhammad Saw. Pada jenjang ini penyandaran pada hafalan lebih banyak daripada penyandaraan pada tulisan karena hafalan para sahabat sangat kuat dan cepat disamping sedikitnya orang yang bisa baca tulis dan sarananya. Selanjutnya di zaman para sahabat, Abu Bakar Ash Shiddiq dan Utsman bin Affan Al Quran masih berbentuk mushaf. Hingga pada masa kekhalifahan Abu Bakar, mushaf-mushaf tersebut dikumpulkan dalam satu mushar agar tidak tercecer dan tidak hilang tanpa membawa kaum muslimin untuk bersatu pada satu mushaf. Akhirnya mushaf Al Quran tetap seperti itu sampai dengan sekarang dan disepakati oleh seluruh kaum muslimin serta diriwayatkan secara Mutawatir.

Launching Mushaf Tulis Syaamil Quran

Allhamdulilah Syaamil Al-Quran kembali meluncurkan produk Al-Quran terbaru yaitu Mushaf Tulis SyaamilQuran. Pada 21 April 2018 di panggung utama acara Islamic Book Fair 2018 yang diadakan di Jakarta Convention Centre. Dalam acara ini selain diadakan Launching Mushaf Tulis juga diadakan pelatihan menulis AlQuran yang di berikan oleh Ustadz Alim Gema Alamsyah.

launching

Acara pun dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran bersama lalu sambutan dan beberapa pemaparan yang disampaikan oleh Bapak Arifin Purnomo selaku CEO dari Syaamil Quran, Setelah itu proses simbolisasi yang dilakukan oleh Bapak Arifin Purnomo dan Ustadz Alim gema Alamsyah.